Senin, 31 Desember 2018

TAHUN BARU DI DESA AROK



(Foto Acara Tahun Baru di Desa Arok)

Pergantian tahun merupakan momen penting yang selalu dinantikan oleh setiap orang khususnya masyarakat di Desa Arok yang sangat antusias dalam menunggu malam pergantian tahun dengan segala acara yang ada disetiap tahunnya. Meski tidak ada tradisi tetap untuk merayakan malam pergantian tahun tersebut, masyarakat Desa Arok tetap merayakannya dengan penuh suka cita. Seperti yang terjadi di malam pergantian tahun 2018-2019. satu hari sebelum malam pergantian masyarakat Desa Arok mulai menyusun dan memilah acara spesial untuk memeriahkan malam tersebut. Dengan dibantu oleh KKN 07 Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, Kepala Desa Arok berupaya mengadakan acara NOBAR atau nonton bareng dan bakar-bakaran jagung yang diikuti oleh seluruh masyarakat Desa Arok.

Selain untuk merayakan tahun baru acara ini diadakan dalam upaya untuk mempererat tali silaturrahmi dan diharap dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan antar masyarakat. Acara tersebut berlangsung pada jam 20:00 sampai 00:00 diawali dengan nonton bareng film bernuansa religi dan vidio lawakan khas madura disertai dengan bakar-bakaran jagung yang sudah difasilitasi oleh kepala Desa Arok. Acara ini diminati oleh semua kalangan seperti orang tua, kalangan muda hingga anak-anak dari Desa Arok ikut berpartisipasi dalam acara ini dengan semangat menyambut tahun baru.

Acara menyambut tahun baru tidak pernah terlewatkan tanpa tawa, khususnya di Desa Arok ini. Mereka sangat antusias bersama mengikuti acara yang sudah diselenggarakan dan acara ini menjadi simbol keharmonisan masyarakat Desa Arok karena di dalamnya terdapat banyak upaya untuk membangun masyarakat lebih harmonis. Semoga dengan adanya acara ini dapat menambah rasa kekeluargaan antar masyarakat di Desa Arok dan menjadi masyarakat yang harmonis dalam segala hal.





Minggu, 12 Agustus 2018

DUSUN-DUSUN DESA AROK


Desa Arok merupakan salah satu Desa yang ada di  Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Dusun pada Desa Arok terdapat 3 Dusun yaitu Dusun Arok Timur, Arok Barat serta Dusun Arok. Letak antar Dusun yang ada di Desa Arok memiliki letak yang saling berjauhan antar Dusunnya. Masing masing Dusun di Desa Arok memiliki hutan bambu serta memiliki pencaharian sebagai petani.
Dusun Arok Timur secara administratif terletak di sebelah timur Desa Arok. Kantor Kepala Desa Arok letaknya di Dusun Arok Timur. Kepala Dusun Arok Timur bernama Hasan Basri.
Jika dilihat dari administratif, Dusun  Arok Barat terletak di sebelah barat Desa Arok. Dusun Arok ini memiliki Kepala Dusun bernama Zainal Arifin. Dusun Arok Barat ini sangat dekat sekali dengan potensi wisata Hutan Bambu atau Hutan Kera.

Hutan Kera Salah Satu Potensi Wisata Desa Arok


          Hutan bambu merupakan salah satu icon dari desa arok, dimana desa arok dikeliling oleh banyaknya tanaman bambu. melimpahnya bambu oleh warga sekitar dimanfaatkan untuk beberapa kerajinan seperti kapal-kapalan dari anyaman bambu,di manfaatkan pula untuk gedek dan anyaman tempat ikan. banyaknya tanaman bambu dapat berpotensi sebagai wisata alam kampung bambu. di tanaman bambu juga dihuni oleh satu jenis hewan yaitu kera.keunikan ini dapat dijadikan sebagai daya tarik oleh wisatawan untuk mengunjungi wisata alam hutan bambu arok. hutan bambu dapat dijadikan potensi wisata karena disini begitu banyaknya jenis bambu, mulai dari bambu ori, bambu pring dan bambu keles ataupun bambu tali . dengan banyaknya jenis bambu dan adanya kera pada hutan bambu dapat dijadikan wisata alam desa bambu, dengan beberapa inovasi dalam pengolahan seperti pembuatan spot foto atau dapur wisata bambu serta kedai kerajinan bambu dan kedai olahan makanan dari bahan bambu. sehingga dengan adanya inovasi tersebut mampu menarik wisatawan untuk datang mengunjungi wisata hutan bambu arok.   .

Jumat, 10 Agustus 2018

Malam Puncak KKN 102





                Bangkalan, Kamis (9/8/2018) Kelompok KKN 102 Universitas Trunojoyo Madura melakukan malam puncak dengan konsep tumpengan bersama kepala desa dan warga Desa Arok. Warga Desa Arok sangat antusias menghadiri malam puncak di posko Kelompok KKN 102. Seluruh perangkat desa pun turut hadir dalam acara tersebut.
Sebelum melakukan potong tumpeng, Kelompok KKN 102 melakukan pameran produk unggulan yang telah dilakukan pelatihan-pelatihan sebelumnya. Hasil pelatihan tersebut dipamerkan di depan seluruh warga. Setelah itu, dilakukan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba Semangat 45 Arok yang telah dilakukan hari minggu kemarin (5/8/2018).
Acara potong tumpeng dilakukan oleh Kepala Desa Arok bersama Koordinator Desa di depan seluruh warga Arok. Tidak lupa makanan dan cemilan dihidangkan oleh Kelompok KKN 102 untuk seluruh warga. Setelah acara pamitan tersebut dilakukan, Kelompok KKN 102 bersama warga melakukan nonton bareng sebagai acara terakhir di malam puncak tersebut.

Semangat 45 Arok




Menjelang hari ulang tahun (HUT) Ke-73  Indonesia, berbagai persiapan dilakukan untuk memeriahkan hari yang istimewa tersebut. Untuk memperingatinya, setiap kota di Indonesia memiliki cara sendiri. Selain identik dengan upacara, hari spesial ini juga dimeriahkan oleh lomba-lomba khas 17 Agustus. Tidak terkecuali kelompok KKN 102 UTM 2018 merayakan moment kemerdekaan ini di desa Arok Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan bersama perangkat dan masyarakat desa. Antusiasme masyarakat terlihat dari bnyaknya peartisipasi para warga untuk mengikuti perlombaan. Hal ini dikarenakan belum ada perlombaan yg diselenggarakan sebelumnya dalam memperingati hari lemerdekaan. Bukan sekadar lomba, para panitia kelompok KKN 102  penyelenggara  juga menyiapkan hadiah untuk para pemenangnya. Lelaki maupun perempuan dewasa serta anak-anak juga ikut berpartisipasi. Meski kerap dilakukan hampir setiap tahun, tak banyak masyarakat Indonesia yang sadar asal mula tradisi perayaan 17 Agustus tersebut. Ternyata beberapa jenis perlombaan sebenarnya memiliki sejarah dan filosofi tersendiri.
Namun, hingga kini tidak diketahui siapa tokoh pelopor di balik tradisi perlombaan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia tersebut. Pastinya perlombaan 17 Agustus mulai sering dilakukan sekira 1950-an. Hal itu dibenarkan saat melihat gambar-gambar pada masa kolonial Belanda. Ulang tahun Djawa Baroe misalnya, tepat saat Jepang datang pada Maret 1942, juga dirayakan dengan lomba-lomba seperti tarik beban berat ataupun lomba kuda-kuda. Bahkan Presiden pertama Indonesia, Soekarno, kala itu sangat antusias dengan masyarakat. Ia juga menandatangani buku untuk dijadikan hadiah lomba. Seperti menjadi tradisi, aneka lomba selalu hadir menyemarakkan kemeriahan Hari Kemerdekaan Indonesia. Tida terlepas juga di desa Arok Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Mulai dari Balap kelereng, makan kerupuk,tiup tepung,estafet air,balap balon,memasukkan paku dalam botol serta lomba lari tampah biat ibu - ibu.Tua, muda, dan anak-anak bakal ikut serta dalam aneka perlombaan yang digelar setiap 17 Agustus ini. Hingga hari ini, lomba-lomba tersebut masih hadir dan mendapat banyak antusias dari masyarakat. Semoga perayaan lomba 17 Agustus ini tak akan luput oleh zaman. Merdeka!
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html