Kamis, 26 Juli 2018

Kelompok KKN 102 turut serta ziarah ke makam Bpk. Kyai bersama para santri


Kelompok KKN 102 ikut serta dalam kegiatan ziarah ke makan Bpk. Kyai hari kamis (26/7/2018).

     Kelompok KKN 102 Universitas Trunojoyo Madura pada Hari Kamis (26/7/2018) melakukan ziarah ke Makan Bapak Kyai yang telah meninggal pemilik madrasah di Desa Arok. Ziarah dilakukan bersama seluruh para Santri Madrasah Ibtidaiyah di Desa Arok. Ziarah rutin dilakukan oleh seluruh ustad/ustadzah dan santri pada hari kamis di setiap minggunya. "Ziarah ke kuburan pasti dilakukan setiap minggunya," ucap Ayu, salah satu santri kelas 6 di madrasah tersebut.

       Ziarah dilakukan berguna agar para santri terus mengingat dan menghormati Bapak Kyai yang telah membentuk madrasah sehingga menjadi madrasah yang terus berdiri dan berkembang sampai saat ini.

          Kelompok KKN 102 Universitas Trunojoyo Madura tersebut juga mengikuti kegiatan ziarah ke kuburan Kyai tersebut pada hari kamis minggu ke dua pelaksanaan kegiatan KKN. Ziarah dilakukan setelah anggota KKN 102 membantu mengajar di madrasah tersebut. Pembacaan tahlil tentunya juga diikuti oleh anggota KKN 102.

        Para ustad/ustadzah berharap semoga para santri dapat mencontoh keteladanan Bapak Kyai di semasa hidupnya. 

Rabu, 25 Juli 2018

Kegiatan Belajar Bersama Anak-anak di Desa Arok

Semangat Belajar Mengajar Bersama Anak-Anak Desa Arok
KKN 102 Belajar bersama anak-anak Desa Arok

KKN 102 - Bangkalan, (25/7/2018)- Kegiatan proses belajar mengajar dilakukan setiap malam oleh Kelompok KKN 102 bersama Anak-Anak Di Desa arok. Anak-anak di Desa Arok sangat antusias mengikuti proses belajar mengajar ini. Dimulai pukul 19.00 sampai 20.00 Wib proses belajar mengajar dilakukan dengan penuh semangat. Anak-anak di Desa Arok ini belajar mulai dari mengenal huruf dan angka, membaca, menulis, mengaji iqro’ hingga ada yang belajar tentang pengetahuan-pengetahuan dasar. Mulai dari tingkat Paud, TK, sampai SD anak-anak di Desa Arok ini mampu melakukan proses belajar dengan baik. Kelompok 102 mengajar dengan penuh ketelatenan dan kesabaran. Diharapkan dengan adanya Kuliah Kerja Nyata Tematik 2018, Kelompok 102 dapat membuat semangat belajar Anak-Anak di Desa Arok semakin meningkat untuk menggapai cita-cita


Proses Pembuatan Gedek di Desa Arok

Gedek Satu-Satunya Kerajinan Anyaman  Bambu Di Desa Arok

Kelompok KKN 102 ikut membantu proses pembuatan gedek
KKN 102 - Bangkalan,(26/7/2018) Desa Arok adalah Desa yang mempunyai banyak sekali pohon bambu. Hal ini dapat dilihat disisi kanan dan sisi kiri Desa Arok terdapat tanamam pohon bambu. Pohon bambu bisa diolah menjadi berbagai macam kerajinan. Salah satunya adalah "Gedek". Di Desa Arok sendiri terdapat satu satunya pengrajin pembuat Gedek. Gedek adalah suatu kerajinan yang terbuat dari anyaman bambu. Biasanya Gedek digunakan untuk dinding, pintu, penutup lantai, pembatas tambak-tambak. Dikelola oleh Bapak Munir, kerajinan Gedek ini berkembang sangat pesat. Bapak Munir setiap hari menerima banyak sekali pesanan gedek untuk dikirim ke Luar Kota seperti Surabaya, Gresik, Kediri, Sidoarjo, Blitar, Ngawi dan lain-lain. Berdiri sekitar 30 tahun yang lalu, Pengrajin gedek yang ada di Desa Arok dahulu di pegang oleh orang China, setelah meninggal di ganti oleh Bapak Munir. Bapak Munir sendiri baru memegang Kerajinan Gedek sekitar 3 tahun. Harga satuan gedek dijual seharga Rp 40.000,00-Rp 50.000,00. Untuk membuat gedek digunakan berbagai macam jenis pohon bambu seperti Bambu Ori (Pring Ori), Bambu Keles, Bambu Tali, dan lain-lain. Diharapkan dengan adanya pengrajin Gedek ini dapat mampu meningkatkan perekonomian di Desa Arok.


Penulis: Septyana Cahyani E.S

Tanam Cabe Mahasiswa KKN 102 Turut Terjun Membantu


KKN 102 turut membantu proses tanam cabe di desa Arok
Kegiatan KKN Tematik kelompok 102 semakin dekat dengan masyarakat Desa Arok. Mahasiswa ini turut membantu para petani cabe untuk menanam cabe di sawah pada tanggal Rabu, 25 Juli 2018. Cabe ini berjenis cabe merah, dan bibit yang didapat diperoleh dari penyemaian dari cabe yang telah dikeringkan dari hasil panen sebelumnya. Kendala yang ada pada petani cabe di Desa Arok adalah yaitu mahalnya benih cabe, serta perairan air yang sangat minim.

Para petani di desa arok,kec.burneh kab.bangkalan ini harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menggambil air dari sumur bor dikarenakan tidak adanya sistem irigasi yang memadai, serta lahan persawahan disini cukup tinggi sehingga air dari sungai tidak bisa mengairi. Petani cabe diisini berharap agar pemerintah membuat sistem irigasi yang memadai karena bertani cabe merupakan mata pencaharian yang sangat menjanjikan

Penulis: Novi Nur Hayatti
                                                              

Narasumber: Muhammad hafid

Selasa, 24 Juli 2018

PELATIHAN PEMBUATAN BUNGNASE

PELATIHAN PEMBUATAN  BUNGNASE  (REBUNG NUGGET SEHAT AROK) OLEH KKN TEMATIK 2018 KELOMPOK 102 UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

     Sejumlah  15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik 2018 kelompok 102 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan pelatihan cara membuat Rebung (Bambu yang masih muda)  Nugget Arok yang diadakan di Desa Arok, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jumat (20/7/2018)
    KKN.102 Desa Arok - Kegiatan ini merupakan kegiatan Proker (Program Kerja) produk unggulan dari kelompok 102. Bersama Ibu-ibu PKK Desa Arok, Mahasiswa ini memberikan pelatihan cara membuat Nugget dari bahan dasar Rebung (Bambu yang masih muda) mulai dari bahan, proses pembuatan, hingga proses pengemasan. Ibu-ibu PKK Desa Arok sangat antusias mengikuti pelatihan cara pembuatan Nugget dari  Rebung Bambu muda ini.

    “Rebung biasanya hanya diolah sebagai menu makanan sayur saja, disini kami mencoba memanfaatkan rebung menjadi olahan makanan yang belum pernah ada sebelumnya. Karena di Desa Arok bambu sangat banyak dan masyarakat belum bisa memanfaatkannya dengan cara maksimal”, ucap Rizal selaku  Koordinasi  Desa Arok. Produk unggulan KKN Tematik 2018 Kelompok 102 ini diberi nama “BUNGNASE (Rebung Nugget Sehat Arok)”. Rebung  Nugget Sehat Arok  ini sangat cocok dikonsumsi oleh semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Nilai gizi yang ada di dalam nugget rebung bambu sudah tidak diragukan lagi.

      “Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu PKK Desa Arok bagaimana cara membuat nugget dari rebung bambu, Rebung Nugget Sehat Arok ini merupakan salah satu inovasi baru untuk mengolah rebung menjadi makanan yang memiliki nilai gizi yang baik dan mempunyai nilai jual yang tinggi sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat Desa Arok”, ucap Aslih selaku Penanggung Jawab Proker produk unggulan Rebung Nugget Sehat Arok.


Penulis: Septyana Cahyani Eka Saputri

KKN 102 Peduli Difteri

KKN Kelompok 102 UTM Peduli Difteri
KKN 102 ikut serta membantu jalannya proses Imunisasi Difteri

       Bangkalan, Peserta KKN Tematik 2018 Kelompok 102 Universitas Trunojoyo Madura membantu kegiatan Imunisasi Ori (Imunisasi Difteri) yang dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2018 di Madrasah Tsanawiyah Chairuddiniyah Desa Arok, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Imunisasi Difteri ini di khususkan untuk anak balita usia 1 tahun sampai remaja usia 19 tahun. Tujuan diadakan Imunisasi Difteri ini adalah agar anak-anak tidak mudah terserang penyakit, dan kebal terhadap segala macam penyakit. Kegiatan ini diadakan selama 1 tahun 3 kali. Madrasah Tsanawiyah Chairuddiniyah ini, Madrasah yang di khususkan untuk murid laki-laki. Meskipun di dominasi oleh laki-laki, ternyata ada 5 orang anak yang tidak mau di suntik Imunisasi Difteri karena merasa takut dengan jarum suntik dan 1 orang anak menangis lantaran tidak ingin disuntik. Kelompok 102 membantu kegiatan Imunisasi mulai dari menyiapkan alat, dan mempersiapkan segala macam kebutuhan yang ada.

     “Manfaat diadakan Imunisasi Difteri ini adalah agar anak-anak tidak mudah sakit dan alhamdulillah kegiatan Imunisasi Difteri ini sudah dilaksanakan di Posyandu Desa khusus bayi, Taman Kanak-Kanak Desa, dan Madrasah Tsanawiyah Chairuddiniyah ini yang terakhir” Ujar, Nur Holifah, Amd.Keb, selaku petugas kesehatan di Desa arok. Setelah dilakukan suntik Imunisasi Difteri, anak-anak bisa kembali tersenyum karena sudah tidak merasakan sakit lagi. “Senang sekali rasanya bisa membantu kegiatan Imunisasi Difteri di Mts Chairuddiniyah ini, saya sendiri juga tambah mengerti apa itu Imunisasi Difteri dan manfaat Imunisasi” Ujar Asli, anggota Kelompok 102.


Penulis: Septyana C.E.S


http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html